Peci Rajut Al-Husni lahir pada tahun 2002 di Padukuhan Bedukan, Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dirintis oleh seorang pengrajin berdedikasi, usaha ini tumbuh dari kecintaan mendalam terhadap kerajinan tangan nusantara.
Setelah pendiri berpulang pada tahun 2020, tongkat estafet dipegang oleh Khusni Habibulloh — generasi penerus yang melanjutkan warisan dengan semangat yang sama namun membawa inovasi di setiap langkahnya. Kini, sekitar 20 tenaga kerja terampil bekerja bersama untuk menghasilkan peci rajut terbaik.
Produk kami mencakup berbagai jenis: kopiah rajut klasik, peci rajut lipat, peci Aceh, peci Taliban, hingga peci Bargus (Barokah Gus Dur) — masing-masing dikerjakan dengan tangan menggunakan bahan pilihan: benang strimin impor Jepang, benang nylon berkualitas tinggi, dan rotan pitrit untuk ketahanan ekstra.
Dengan ratusan pelanggan di seluruh Indonesia, Al-Husni terus berkembang sambil menjaga esensi yang sama: setiap peci dikerjakan dengan tangan, dengan teliti, dan dengan sepenuh hati.
Setiap peci melewati proses QC ketat. Kami tidak mengirim produk yang tidak memenuhi standar kami sendiri.
Kami percaya setiap orang berhak punya peci yang benar-benar sesuai — bukan sekadar pilih dari rak.
Harga jelas, proses terbuka, dan komunikasi lancar. Tidak ada biaya tersembunyi, tidak ada janji kosong.
Kami senang mendengar dari kamu.